Pola candlestick Fakey adalah fenomena penting dalam analisis teknis yang sering menjadi pemicu pergerakan harga yang signifikan di pasar. Pola ini terjadi ketika pasar melakukan breakout palsu pada level kunci, yang kemudian diikuti oleh pembalikan arah harga. Pada tanggal 20 Juli 2021, Bitcoin (BTC) menutup di bawah 30.000 USD/BTC untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, yang menunjukkan awal dari penurunan tajam. Perbedaan utama kali ini adalah bahwa saat BTC mencapai zona 30k, pasar tidak lagi naik seperti biasanya.
Sebaliknya, pada tanggal 21 Juli 2021, BTC menunjukkan pola candlestick Fakey, yang kemudian diikuti oleh kenaikan harga yang tajam. Pola ini menunjukkan bahwa pasar membuat breakout palsu di level kunci, yang kemudian diikuti oleh pembalikan yang mengejutkan kedua sisi pasar.
Harga Bitcoin menutup di bawah 30.000 USD
Pola candlestick Fakey dapat diidentifikasi dengan kombinasi dari Inside Bar, Mother Bar, dan Pin Bar. Namun, yang terpenting adalah memahami bahwa Fakey adalah gabungan dari ‘fake’ (palsu) dan ‘key level’ (level kunci). Artinya, pasar melakukan breakout palsu pada level kunci yang penting. Lokasi dari Fakey sangat menentukan, karena itu adalah titik di mana pasar sering kali berbalik arah.
BTC menciptakan pola candlestick Fakey
Ada dua jenis pola candlestick Fakey yang umum ditemui: pola candlestick tunggal dan pola candlestick ganda.
Pola Candlestick Tunggal
Pola candlestick tunggal dapat dibagi menjadi dua: Fakey bearish dan Fakey bullish.
Fakey Bearish
Pola ini diidentifikasi sebagai lilin merah dengan sumbu panjang ke atas dan badan lilin menunjuk ke bawah. Setelah pembukaan, harga naik tajam dan melakukan breakout pada level kunci, namun kemudian berbalik arah dan jatuh secara signifikan.
Dalam praktiknya, lilin seperti ini sering terlihat pada grafik emas di time frame H4. Sebelum pasar jatuh, biasanya akan menciptakan lilin seperti ini untuk menyapu Stop Loss (SL) dari trader yang memasang pending order SELL dan menarik trader di luar untuk memasang order BUY, yang kemudian menyebabkan kedua sisi pasar rugi.
Emas menciptakan lilin bearish Fakey
Fakey Bullish
Pola ini diidentifikasi sebagai lilin hijau dengan sumbu panjang ke bawah dan badan lilin menunjuk ke atas. Setelah pembukaan, harga jatuh tajam namun kemudian berbalik arah dan naik. Meskipun pola ini juga bisa menjadi sinyal bullish, saya menemukan bahwa pola bearish lebih dapat diandalkan.
Dalam praktiknya, emas sering kali menciptakan pola bullish Fakey pada grafik H4.
Emas menciptakan pola bullish Fakey
Pola Candlestick Ganda
Pola candlestick ganda terdiri dari dua lilin: lilin pertama melakukan breakout dari level kunci secara standar, dan lilin kedua menunjukkan pembalikan yang sangat kuat.
Fakey Bearish
Lilin pertama adalah lilin hijau yang naik dan melakukan breakout, diikuti oleh lilin kedua yang merah dan sangat bearish. Lilin kedua harus lebih kuat daripada lilin pertama.
Dalam praktiknya, saya pernah mengalami kerugian besar dengan emas ketika pasar menciptakan pola candlestick Fakey ini dan kemudian jatuh lebih dari 100 USD (1000 pips) dalam dua hari.
Emas menciptakan pola candlestick bearish Fakey
Fakey Bullish
Pola ini serupa dengan pola bearish, namun lilin pertama adalah lilin merah yang jatuh dan melakukan breakout, diikuti oleh lilin kedua yang hijau dan sangat bullish. Anda bisa mempelajari lebih lanjut dan melakukan backtest pada Tradingview.
Pola candlestick bullish Fakey
Kesimpulan
Pola candlestick Fakey sering kali dianggap sebagai pola Engulfing oleh beberapa trader, namun yang terpenting adalah memahami bahwa Fakey adalah kombinasi dari ‘fake’ dan ‘key level’. Pola ini menunjukkan breakout palsu di level kunci yang kemudian diikuti oleh pembalikan arah harga. Fokus utama harus pada posisi dari pola ini, bukan pada warna atau bentuk lilin. Pasar sering kali menciptakan ‘lilin hantu’ untuk menipu trader, terutama dengan pola bearish Fakey yang sering kali menyebabkan penurunan yang tajam dan dalam.



